SIRIH DAN PINANG: SIMBOL ADAT DAN PENGOBATAN TRADISIONAL MASYARAKAT MELAYU JAMBI

  • M.arif januarda Saputra UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran sirih (Piper betle L.) dan pinang (Areca catechu L.) dalam kehidupan rumah tangga masyarakat Melayu pesisir di Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Fokus penelitian diarahkan pada dua aspek utama, yaitu pemanfaatan sirih–pinang sebagai bagian dari pengobatan tradisional dan sebagai simbol adat dalam kehidupan sosial masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri atas tokoh adat, pelaku pengobatan tradisional, serta masyarakat yang masih mempraktikkan penggunaan sirih–pinang dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sirih dan pinang dipercaya masyarakat memiliki khasiat untuk menjaga kesehatan mulut, mengatasi keluhan ringan, serta menjaga kebugaran tubuh, yang pemanfaatannya didasarkan pada pengetahuan turun-temurun. Selain itu, sirih–pinang juga memiliki makna simbolik yang kuat sebagai lambang penghormatan, kesantunan, dan keharmonisan sosial dalam berbagai kegiatan adat. Temuan lapangan memperlihatkan bahwa meskipun praktik ini masih bertahan, pemahaman generasi muda terhadap fungsi medis dan makna budaya sirih–pinang cenderung mengalami penurunan. Penelitian ini menegaskan pentingnya dokumentasi dan kajian etnomedisin untuk memperkuat pelestarian pengetahuan lokal masyarakat Melayu pesisir. Penelitian ini juga menunjukkan adanya dinamika perubahan dalam praktik penggunaan sirih–pinang di tengah modernisasi, yang memengaruhi pola pewarisan pengetahuan lokal. Dengan demikian, kajian ini memberikan kontribusi empiris dalam memahami keberlanjutan etnomedisin dan simbol budaya Melayu pesisir pada konteks lokal yang spesifik.

Published
2026-01-30
How to Cite
Saputra, M. januarda. (2026). SIRIH DAN PINANG: SIMBOL ADAT DAN PENGOBATAN TRADISIONAL MASYARAKAT MELAYU JAMBI. JAMBE: Jurnal Sejarah Peradaban Islam, 8(1), 24-33. https://doi.org/10.30631/jambe.v8i1.236